Hasil Liga Inggris 2015 Pekan ke-4

  • 123 Views
  • Last Post 01 September 2015
admin posted this 01 September 2015 - Last edited 01 September 2015

Hasil Liga Inggris Pekan ke-4


Petaka Tim-Tim Raksasa; Manchester City Kuatkan Posisi


Secara tidak terduga, beberapa tim raksasa menelan kekalahan yang sama sekali tidak mereka harapkan di hasil liga inggris pekan ke-4 ini. Tentu, tidak ada tim sepakbola manapun yang berharap akan hal ini. Tetapi, tim-tim raksasa tersebut didera kekalahan, justru karena mereka harus memenangi pertandingan demi mendongkrak peringkat di klasemen Liga Inggris sementara di pekan ini. Pekan keempat ini memang bukan hanya jadi petaka bagi beberapa tim raksasa, namun juga menjadi berkat bagi Manchester City yang memantapkan posisi puncak klasemen.

 


Chelsea 1-2 Crystal Palace (Stamford Bridge)

Falcao (79'); Sako (67'), Ward (81')

Dipermalukan di depan pendukungnya sendiri adalah hal paling memalukan yang diderita oleh tim sepakbola manapun. Bagi tim sekelas Chelsea, kalah dari tim papan tengah, terutama saat tengah berjuang merayap ke peringkat atas, tentu menjadi sebuah malapetaka. Chelsea yang menjamu Crystal Palace di Stamford Bridge harusnya menjadi pertandingan ke 100x Chelsea selama ditangani oleh Jose Mourinho. Sayangnya, akhir drama sepakbola ini berakhir anti klimaks. Chelsea justru menyerah dari Crystal Palace 1-2.

 

 

Sejak peluit tanda pertandingan dimulai, Chelsea memang yang memegang kendali. Namun seiring dengan alotnya pertandingan, dimana para penyerang Chelsea tak mendapatkan kesempatan untuk mengobrak-abrik pertahanan Crystal Palace, terlihat raut wajah putus asa dari Mourinho dan pasukannya. Terlebih, saat Bakari Sako justru membobol gawang Thibaut Courtois di menit ke 67. Namun, asa mereka bangkit saat Radamel Falcao memecah kebuntuan di menit ke 79. Sayangnya, upaya The Blues menambah gol justru gagal karena yang terjadi justru gawang Courtois tidak cukup sakti untuk menahan gempuran tim dari London Barat itu. Crystal Palace pun unggul 1-2 melalui gol Joel Ward.

Chelsea bukannya tanpa perlawanan. Pemain yang digadang-gadang dapat menjadi juru selamat Chelsea, Pedro, sempat akan membobol gawang Crystal Palace di menit ke 19. Tetapi, berbagai macam peluang mencetak gol justru tercipta dari Crystal Palace yang berkali-kali memaksa penjaga gawang Chelsea untuk melakukan penyelamatan krusial. Tentu, banyak pihak memaksa manajemen Chelsea untuk melakukan evaluasi secara menyeluruh. Banyak pengamat mengatakan bahwa Chelsea tidak dapat mengembangkan permainan karena berada di bawah tekanan, yakni penampilan prima secara konstan pasca meraih gelar juara. Hal ini sangat berpengaruh, terutama karena Chelsea juga harus melakoni serangkaian laga di Liga Champion.

Hal ini diakui oleh Mourinho. Selain itu, ia juga mengkhawatirkan libur internasional yang memaksa para pemain Chelsea yang dipanggil ke tim nasional mereka masing-masing. “Dalam 15 hari kedepan, saya hanya akan bersama dengan empat pemain tersisa. Bagaimana saya bisa mengatur strategi selanjutnya,” paparnya kesal. Dengan kekalahan ini, Chelsea macet di peringkat ke 13 dengan nilai bertahan, 4. Sementara itu, Crystal Palace justru menggeser Leicester City yang sebelumnya di peringkat ke 2. Crystal Palace unggul dengan 9 poin, sedangkan Leicester City hanya menambah 1 poin setelah menahan imbang Bournemouth 1-1.

 

Liverpool 0-3 West Ham United (Anfield)

Lanzini (3'), Noble (29'), Sakho (92')


Di stadion Anfield, Liverpool menderita kekalahan untuk pertama kalinya di sepanjang jadwal liga inggris musim ini, setelah dikalahkan oleh tim tamu, West Ham United 0-3. Liverpool yang bermain dengan 10 orang seharusnya tidak dapat menjadi alasan untuk memudahkan kemenangan The Hammers.

 


Gol yang tercipta melalui kaki Manuel Lanzini dan Mark Noble di babak pertama cukup mengejutkan publik Liverpool yang berharap kemenangan telak. Namun, justru kartu merah yang didapat oleh Philippe Coutinho membuat Liverpool tidak lagi dapat menyamakan kedudukan, apalagi memenangkan pertandingan jadwal bola hari ini. Meskipun pemain The Hammers, Noble juga mendapatkan kartu merah di menit ke12, tetapi Liverpool—yang sudah mengantongi tujuh poin harus menyerah, terlebih setelah Diafra Sakho menambah gol bagi tim tamu di menit akhir.


Manager West Ham United, Slaven Bilic tak dapat menyembunyikan kebanggannya karena dapat menaklukkan Liverpool di Anfield. Hasil pertandingan ini membuat The Reds berada di peringkat ke 7 dengan poin 7, disusul West Ham United yang mengantongi poin 6.


Tak dapat dipungkiri, kekecewaan Brendan Rodgers atas hasil ini ternyata sangat membuatnya kesal. Terlebih, karena tim tamu berhasil membukukan gol pada menit ketiga saat pertandingan baru dimulai. “Gol pertama adalah gol yang sangat, sangat mudah. Nyaris tanpa perjuangan. Ini membuat tim lawan makin termotivasi. Gol kedua tidak kalah mudah karena tercipta dari kesalahan pemain belakang Liverpool,” kata sang manajer. Ia justru menyesali, mengapa para pemainnya yang sudah menemukan pola penyerangan jitu di babak kedua, justru harus menerima kartu merah.


"Tim kami tidak dapat memanfaatkan momen mencetak gol, dan seharusnya kami bisa bermain lebih baik. Tentu kami semua sangat kecewa. Tapi, kami tetap menjadikan pertandingan ini sebagai bahan introspeksi untuk pertandingan tandang selanjutnya melawan Manchester United,” tambah Rodgers.

1 Comments
admin posted this 01 September 2015 - Last edited 01 September 2015

Swansea City 2-1 Manchester United (Liberty)

Ayew (61'), Gomis (66'); Mata (49')


Swansea City, secara mengejutkan, mengalahkan sang legenda sepakbola dunia, Manchester United. Kemenangan ini menjadi puncak kekesalan Louis Van Gaal yang makin dikritik karena dianggap tidak dapat melakukan penyerangan secara tajam. Van Gaal, yang sudah dianggap gagal oleh para fans Manchester United dan para kritikus bola di Inggris, mengaku tidak akan panik membeli pemain baru, pasca serentetan hasil buruk di Liga Inggris. “Kekalahan saat ini tidak terkait dengan keharusan saya untuk berburu banyak pemain baru,” paparnya singkat saat konferensi pers. “Membeli pemain bukan seperti membeli barang yang dibutuhkan sehari-hari. Pembelian pemain selama ini sudah melalui proses yang sangat panjang dan matang.”

 


Di pertandingan pekan keempat ini, Manchester United sebenarnya unggul terlebih dahulu saat Juan Mata mencetak golnya, saat babak kedua baru memasuki empat menit. Namun, tim tuan rumah justru membalas dengan dua gol sekaligus di saat yang berdekatan melalui kaki Andre Ayew and Bafetimbi Gomis. Juan Mata, sang pencetak gol sangat kecewa karena dia dan rekan-rekannya tidak dapat memanfaatkan gol awal yang seharusnya bisa menjadi pemicu semangat The Red Devils. “Tim tuan rumah mengganti pola serangan sesaat setelah gol pertama, dan kami tidak siap,” ujar Mata, seperti yang dikutip dari Sky Sports News.


Hasil Liga Inggris Pertandingan Lainnya:

Newcaste vs Arsenal 1-0
Manchester City vs Watford 2-0
Bournemouth vs Leicester City 1-1
Aston Villa vs Sunderland 2-2
Stoke City vs West Brom 0-1
Tottenham Hotspur vs Everton 0-0
Southampton vs Norwich City 3-0